Postingan

Menampilkan postingan dengan label Makalah

ROMAN MOMI KYOOSYUTU SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH LOKAL INDRAMAYU MASA PENDUDUKAN JEPANG

ABSTRAK Pembelajaran sejarah lokal memiliki peran sangat penting kaitannya dengan pendidikan karakter peserta didik. Melalui muatan materi sejarah lokal, para peserta didik dapat mengenal diri dan lingkungannya lebih dekat lagi, sehingga membuat pembelajaran sejarah lebih menyenangkan. Hal lain adalah banyak sekali nilai-nilai positif yang terkandung dari tiap-tiap peristiwa lokal sejarah untuk kemudian diinternlisasikan oleh para peserta didik. P ermasalahan pokok yang dibahas adalah “ Bagaimana pemanfaatan R oman Momi Kyoosyutu sebagai sumber belajar sejarah lokal Indramayu pada masa pendudukan Jepang?” Permasalahan itu kemudian dirumuskan ke dalam beberapa pertanyaan : (1) bagaimana pemanfaatan roman Momi Kyoosyutu sebagai sumber belajar sejarah?; (2); apa strategi yang digunakan dalam pembelajarannya?; (3) apa kendala-kendala yang dihadapi dalam penggunaan roman Momi Kyoosyutu sebagai sumber belajar sejarah? . Metode p enelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa deskr...

Sejarah (Singkat) dan Peran Pesantren dalam Masyarakat

Oleh: Galun Eka Gemini Pengantar Pertama-tama--sebelum memulai ke pembahasan--yang harus penulis kemukakan terlebih dahulu adalah bahwa tulisan ini sebetulnya dideduksi dari hasil perkuliahan penulis selama ini, tepatnya sewaktu menempuh studi pada program Pascasarjana (S-2) di Fakultas Ilmu Budaya, Konsentrasi Ilmu Sejarah, Universitas Padjadjaran (Unpad) dan juga bersumber dari kajian atas bacaan-bacaan penulis dari beberapa literatur: buku, artikel, jurnal; dan internet. Jadi bukan berdasar kajian induktif hasil penelitian lapangan. Awalnya ketertarikan penulis terhadap kajian ini (seputar dunia pesantren), selain pernah menempuh mata kuliah Sejarah Peradaban Islam, juga bermula dari hasil obrolan-obrolan santai bersama rekan-rekan dari PMII Komisariat UPI, terutama Sahabat M. Ilham Gilang yang kala itu (antara tahun 2013-2015) pernah juga menjadi teman “satu atap” sewaktu kami berdua diberikan amanah oleh Sekum LP. Ma’arif--Dr. Agus Mulyana--untuk menjadi kuncen kantor P...